Official Partner MBO128|S1288POKER
PIALA DUNIA FIFA 2026 PIALA DUNIA FIFA 2026
memuat…

adidas Luncurkan Sepatu Predator 25 'Obsidian Strike' Pertama dari Kulit

90min.com · · 1 menit baca

Inovasi Terbaru dari adidas dalam Dunia Sepatu Sepak Bola

adidas kembali menggebrak pasar sepatu sepak bola dengan meluncurkan Predator 25 'Obsidian Strike', model pertama dalam lini ini yang terbuat dari bahan kulit. Dengan kombinasi aksen perak premium dan warna merah yang mencolok, sepatu ini menawarkan sentuhan modern pada desain ikonik yang telah dikenal luas oleh para penggemar sepak bola.

Desain Predator 25 ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mengedepankan warisan dan karakteristik yang telah membuat Predator menjadi salah satu sepatu yang paling dicari oleh pemain di seluruh dunia. Detail-detail yang terinspirasi dari sejarah sepatu ini memberikan nuansa nostalgia sekaligus inovasi yang segar.

Dengan peluncuran sepatu ini, adidas menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dalam menyediakan perlengkapan olahraga yang memenuhi kebutuhan para atlet, sekaligus mempertahankan nilai-nilai tradisional yang membuat Predator menjadi favorit di kalangan pemain profesional dan amatir. Predator 25 'Obsidian Strike' diharapkan dapat menjadi pilihan utama bagi para pesepak bola yang menginginkan performa tinggi dan gaya yang menonjol di lapangan.

Sumber: 90min.com

Berita Terkait

Gabriel Mutombo Resmi Bergabung dengan Persib, Perkuat Lini Pertahanan Tim

Persib resmi mendatangkan bek Prancis, Gabriel Mutombo, untuk memperkuat pertahanan tim menjelang musim baru.

Keluarnya Korea Selatan dari Piala Dunia: Krisis Sepak Bola yang Mengguncang

Keluarnya Korea Selatan dari Piala Dunia menimbulkan krisis serius dalam sepak bola nasional.

Peran Vital Virgil van Dijk dalam Ambisi Belanda di Piala Dunia

Olivier Giroud mengungkapkan pentingnya Virgil van Dijk bagi tim nasional Belanda di pentas Piala Dunia.

Shearer: Tantangan Tuchel dalam Menemukan Solusi di Sayap Timnas Inggris

Alan Shearer menyoroti tantangan yang dihadapi Gareth Southgate di Piala Dunia terkait kestabilan tim Inggris.