Mengungkap Sejarah Dua Trofi Piala Dunia: Kenapa Ada Dua?
Sejarah Dua Trofi Piala Dunia
Piala Dunia FIFA merupakan salah satu ajang sepak bola paling bergengsi di dunia, dan di balik kesuksesannya, terdapat kisah menarik mengenai trofi yang diperebutkan. Sejak pertama kali digelar pada tahun 1930, turnamen ini telah menghadirkan dua trofi yang berbeda, masing-masing dengan sejarah dan makna tersendiri.
Trofi pertama, yang dikenal dengan nama Jules Rimet Trophy, diperkenalkan pada tahun 1930 dan dinamai sesuai dengan presiden FIFA yang pertama, Jules Rimet. Trofi ini menjadi simbol prestise bagi tim-tim nasional yang berjuang meraih kejayaan di pentas dunia. Namun, seiring berjalannya waktu, trofi ini mengalami nasib yang tragis. Pada tahun 1966, saat trofi tersebut sedang dipamerkan di Inggris, ia dicuri dan tidak pernah ditemukan kembali.
Setelah kehilangan tersebut, FIFA memutuskan untuk menciptakan trofi baru, yang dikenal sebagai Trofi Piala Dunia FIFA saat ini. Trofi baru ini dirancang oleh seniman Italia, Silvio Gazzaniga, dan diperkenalkan pada tahun 1974. Berbeda dengan Jules Rimet Trophy yang terbuat dari emas murni, trofi baru ini terbuat dari lapisan emas 18 karat dan memiliki desain yang lebih modern, menggambarkan dua atlet yang sedang menjunjung dunia.
Meskipun kedua trofi tersebut memiliki desain yang berbeda, keduanya melambangkan semangat kompetisi dan prestasi dalam sepak bola. Saat ini, tim yang berhasil memenangkan Piala Dunia FIFA tiga kali, seperti Brasil, berhak untuk memiliki replika dari trofi asli, sedangkan trofi yang sekarang digunakan akan tetap menjadi milik FIFA.
Sumber: bbci.co.uk

