Official Partner MBO128|S1288POKER
PIALA DUNIA FIFA 2026 PIALA DUNIA FIFA 2026
memuat…

Paraguay Hentikan Langkah Turkey di Piala Dunia 2026 Meski Bermain dengan 10 Pemain

bbci.co.uk · · 1 menit baca

Tim nasional Paraguay berhasil melaju ke babak berikutnya dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Turkey dengan skor tipis, meskipun harus bermain dengan 10 pemain setelah Miguel Almiron menerima kartu merah. Pertandingan yang berlangsung sengit ini menunjukkan ketahanan dan strategi yang baik dari skuad Paraguay.

Almiron Dikeluarkan dari Lapangan

Almiron, yang merupakan salah satu pemain kunci dalam tim, dikeluarkan dari lapangan akibat pelanggaran yang dianggap serius oleh wasit. Meskipun kehilangan salah satu pemain terbaiknya, Paraguay tetap mampu mempertahankan keunggulan dan menunjukkan semangat juang yang tinggi.

Selama pertandingan, Paraguay berhasil menciptakan beberapa peluang berbahaya meskipun jumlah pemain yang lebih sedikit. Dengan strategi bertahan yang solid dan serangan balik yang efektif, mereka mampu memanfaatkan kekurangan Turkey dalam mengorganisir serangan.

Kemenangan ini tidak hanya menandai keberhasilan Paraguay dalam kompetisi ini, tetapi juga menjadi momen bersejarah bagi tim yang berambisi untuk tampil lebih baik di pentas dunia. Dengan hasil ini, Turkey harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari kualifikasi Piala Dunia 2026.

Sumber: bbci.co.uk

Berita Terkait

Harry Kane Tampilkan Kekuatan Terbesar dalam Memimpin Tim Inggris

Penampilan gemilang Harry Kane memimpin Inggris meraih kemenangan penting di Atlanta.

Kane Cetak Gol Kemenangan untuk Inggris dalam Pertandingan Melawan DR Congo

Harry Kane mencetak gol spektakuler untuk membawa Inggris menang atas DR Congo di Atlanta.

Witan Sulaeman Ungkap Antusiasme Menghadapi Pelatihan Bersama Shin Tae-yong

Witan Sulaeman menunjukkan semangat tinggi untuk dilatih oleh Shin Tae-yong di Persija Jakarta.

Kane Menyelamatkan Inggris dengan Gol Penyeimbang Melawan DR Kongo

Harry Kane cetak gol penyeimbang untuk Inggris saat melawan DR Kongo di Atlanta.